Apa itu CTS? Ini adalah Carpal Tunnel Syndrome, kondisi saat saraf median terjepit di pergelangan tangan karena adanya pembengkakan di terowongan karpal. Terowongan karpal sendiri adalah lorong sempit yang dibentuk oleh ligamen, otot, dan tulang di pangkal pergelangan tangan. Di dalam lorong ini terdapat saraf median dan tendon yang mengatur gerakan jari tangan dan memisahkan tulang pergelangan tangan dari jaringan lunak di sekitarnya.

Saraf median, yang membentang dari telapak tangan hingga lengan bawah, berfungsi untuk merasakan sentuhan di permukaan tangan. Saraf ini juga mengendalikan otot ibu jari. Beberapa penyebab Carpal Tunnel Syndrome (CTS) adalah:

1.  Faktor Genetik

CTS bisa terjadi pada orang yang punya riwayat keluarga dengan CTS. Risiko terkena CTS lebih tinggi jika ada anggota keluarga yang mengalaminya.

2.  Jenis Kelamin

Karena wanita memiliki lorong karpal yang lebih kecil dari pria, mereka lebih berisiko terkena CTS.

3.  Cedera Pergelangan Tangan

Orang yang cedera pergelangan tangan, seperti keseleo atau retak tulang, yang menyebabkan pembengkakan, berpotensi mengalami CTS yang lebih parah.

4.  Pekerjaan dan Aktivitas yang Melibatkan Tangan

Orang yang sering menggunakan tangan untuk menggenggam kuat, melakukan gerakan berulang, atau terpapar getaran kuat berisiko terkena CTS.

5.  Kehamilan

Ibu hamil bisa mengalami CTS, tetapi biasanya akan sembuh setelah melahirkan. Selain itu, orang dengan penyakit seperti diabetes, obesitas, yang menjalani kemoterapi, dan hipotiroidisme juga berpeluang besar terkena CTS.


Anda mungkin merasa jari-jari mati rasa di malam hari, tangan sakit, kurang peka terhadap sentuhan, kulit kering, dan kesulitan mengangkat benda. Segera obati kondisi ini.